Siapa Ayah Biologis Khirani Trihatmodjo? Sampai Ribut Soal Tes DNA, Ayah Mayangsari Bilang ini

Kehidupan Mayangsari selalu menarik untuk dijadikan bahan konsumsi publik. Terlebih setelah ia dinikahi oleh Bambang Trihamodjo.
Keduanya kini sudah dikaruniai oleh seorang putri bernama Khirani Siti Hartina Trihatmodjo

Melansir dari Kompas.com, Khiran dikabarkan disebut-sebut bukan anak biologis Bambang Trihamodjo.

Desas-desus akan hal tersebut tentu membuat beberapa pihak bertanya-tanya. Salah satunya Ny Jenny Nuraeni, ibunda aktor (alm) Adi Firansyah. Ny Jenny Nuraeni muncul dengan sebuah pengakuan yang menghebohkan.

Berdasarkan sebuah informasi yang dibocorkan pada Ny Jenny Nuraeni, diketahui jika hasil tes DNA Khiran dengan Bambang adalah negatif. Rupanya sebelum menjalin hubungan dengan Bambang, Mayangsari pernah dekat dengan Adi Firansyah.

Sebagai informasi, Adi Firansyah adalah pesinetron yang tewas dalam kecelakaan sepeda motor di Jatibening, Bekasi pada Desember 2006. Berdasarkan informasi yang ia peroleh Ny Jenny menyatakan jika ada kemungkinan Khiran adalah anak hasil hubungan Adi dan Mayang.

Ia memiliki tekad kuat untuk mengungkap kebenaran itu.

"Yang jelas, saya dan keluarga ingin tahu kebenarannya," katanya dikutip dari Kompas.

Demi mengungkap kebenaran yang ia cari, Ny Jenny mengimbau agar dilakukan tes DNA pada Khiran. Ia percaya jika tes DNA adalah satu-satunya cara agar kebenaran itu bisa terungkap, bukannya hanya dibuktikan lewat kemiripan fisik saja.

"Saya belum percaya kalau dibilang tes DNA negatif (bukan anak Bambang).

Saya baru percaya kalau hasil tes DNA diserahkan kepada saya," ucapnya.

Jikapun hasilnya tes DNA dan hasilnya terbukti bahwa Khiran adalah anak Adi, Jenny akan dengan senang hati menerimanya.

Hingga saat ini ia tak akan mempercayai desas-desus yang beredar. Kedekatan Mayangsari dan Adi makin santer dibicarakan, saat penyanyi perempuan itu ikut hadir di hari meninggalnya Adi.

Mayangsari juga sempat bertemu Jenny dan menitipkan sebuah pesan.

"Aku inget banget, karena aku masih shock dia bilang mama jangan lupa makan," katanya.

Di sisi lain, Ki Soegito Poerbotjarito (67), ayah kandung Mayangsari tak percaya akan hasil tes DNA yang dinilainya palsu.

Pria yang berprofesi sebagai dalang itu menjelaskan jika sewaktu Khiran lahir dokter yang menanganinya menolak melakukan tes DNA.

Lalu ramailah berita soal ayah biologis Khiran sesungguhnya.

"Saya waktu itu mendengar langsung dari dokter RS Internasional Bintaro yang menangani proses persalinan Mayang.

Mereka tidak mau melakukan tes DNA," ujar Soegito ayah kandung Mayangsari.

Soegito sendiri bercerita jika ia ingat betul momen putrinya melahirkan, Mayang yang saat itu berusia 35 tahun (lahir 23 Agustus 1971), melahirkan bayi perempuan di RS Internasional Bintaro dengan berat badan 2,6 kg dan panjang 46 cm.

Bayi yang diberi nama Khirani Siti Hartina Trihatmodjo alias Khiran itu lahir pukul 05.46 melalui operasi caesar. Soegito mengaku sudah kebal terhadap desas-desus miring yang memojokkan Mayang.

"Biasalah, manusia punya mulut, ya memang untuk bicara. Mau bicara apa saja silakan.

Baca Juga: Belum Banyak yang Tahu, Ini Bedanya Pakai Talenan Kayu dan Plastik, Aman Mana?

Saya tak terlalu memedulikannya. Justru saya mendoakan mereka yang memojokkan Mayang segera sadar akan perbuatannya. Tuhan Maha Tahu," ujarnya.

Melansir dari Tribun Makassar, Mayangsari diketahui menikah secara siri dengan Bambang Trihamodjo pada 7 Juli 2000.

Semenjak kabar itu tersebar, Mayangsari dicap sebagai pelakor (perebut laki orang), karena saat itu Bambang masih berstatus sebagai suami dari Halimah Agustina Kamil.

Pernikahan siri keduanya terkuak pasca insiden penggerebekan dan lahirnya Khirani pada 2006.(*)

No comments:

Post a Comment